To-Do-List yang bikin gila

8 Aug

Marriage Proposal dari kk ke saya: check

Permintaan izin si kk ke papa: check

Pertemuan keluarga: check

Berikutnya adalah langkah awal persiapan tetek bengek pesta yang menguras fisik dan emosi.

‘Survei‘ dan ‘observasi’ ke beberapa Wedding expo sebenarnya sudah saya lakukan begitu si kk melamar secara pribadi. Sementara mencari-cari insight di blog-blog persiapan perkawinan sudah saya lakukan sejak tahun lalu karena nggak sengaja ‘terdampar’ di sebuah blog yang memuat link-link ke blog persiapan perkawinan lainnya. Blog-blog yang sangat menginspirasi dan memberikan informasi mendalam tentang vendor perkawinan, di antaranya adalah:

dan.. masih banyak lagi. Coba buka salah satu blog di atas aja, pasti ketemu link ke capeng yang juga punya blog persiapan perkawinan. Dari blog-blog di atas pula, saya mengenal www.weddingku.com atau yang sering disebut sebagai ‘WK‘ oleh para capeng* website yang menyediakan informasi lengkap tentang vendor perkawinan dan yang paling paling penting, punya forum diskusi yang berisi rekomendasi dan review vendor yang sudah pernah digunakan jasanya oleh para capeng. Jangan sampe salah pilih vendor. Terus, hasil kerja keras mempersiapkan perkawinan jadi berantakan. ih.. amit-amit kantor cabang. hehe…

Sembari terus ‘survei’ dan ‘observasi’, pelan-pelan saya pun menyusun hal-hal yang perlu disiapkan. Istilahnya ‘To-Do-List yang berisi Things to do (ya iyaaa lah… ). Bagi orang yang terbiasa bekerja sbg ‘organizer’ di program atau event di kantor, list ini ibarat rundown acara yang super padat. Bedanya, saya punya lebih banyak kuasa atas list ini. Huahahaha… (#tawa penuh kemenangan). Lagian, saya sering lupa dan suka deg-degan ga bisa tidur kalo ngebayangin banyaknya hal yang belum dilakukan. Menyusun daftar ini, cukup meredakan nerve yang suka muncul tiba-tiba. Suatu waktu, saya tidak membawa laptop ke kantor yang berisi to-do-list ini.  Langsung deh uring-uringan, kepikiran banget. Akhirnya, saya buat ulang di kertas bekas dan saya back-up di blackberry tercinta pada jam istirahat. Akhirnya, bisa kerja dengan tengah di setengah hari sisanya.

Daftar awal To-Do-List saya adalah:

  1. Penentuan lokasi (kota) dan venue utk Lamaran, Akad Nikah dan Resepsi
  2. Tema acara utk Lamaran, Akad Nikah dan Resepsi
  3. Palette tone (nuansa warna) utk Lamaran, Akad Nikah dan Resepsi
  4. Dokumentasi utk Lamaran, Akad Nikah dan Resepsi (Foto dan Video)
  5. Kebaya untuk lamaran
  6. Kebaya nasional dan Beskap untuk Resepsi
  7. Baju Adat atau kebaya untuk Malam Pacar (Semacam midodareni di suku jawa)
  8. Baju Adat untuk akad nikah
  9. Cincin pertunangan dan Cincin kawin
  10. Catering untuk Lamaran, Pengajian, Malam pacar, Akad Nikah dan Resepsi
  11. Persiapan dokumen untuk pembuatan akta nikah
  12. Medical/Pre-Marital Check-up
  13. Souvenir
  14. Band / Musik beserta list lagu-lagu
  15. Traditional Performance (Tarian daerah)
  16. Tayangan multimedia
  17. Make-up
  18. Perawatan pra-nikah
  19. Perjanjian pra-nikah
  20. Undangan
  21. Cake
  22. Dekorasi
  23. Acara Adat
  24. Seserahan lamaran dan seserahan akad (Yup! begitulah di adat saya: Seserahan dilakukan dua kali!)
  25. WO/Panitia
  26. Honeymoon
  27. Social Media (Termasuk blog ini)

Tampak ribetss ya… Si kk aja udah secara resmi ngajuin permohonan untuk tidak dilibatkan dalam persiapan ini. Whaattss?? “Boleh nggak kamu aja yang ngurusin semuanya? Saya pusing banget liat daftar kamu itu. Langsung stress!” Gitu pintanya sambil memelas waktu saya nunjukin materi power point dan excel. Saya langsung shocked, rasanya sama seperti menjadi PIC program di kantor terus dikasih tahu kalo nggak bakalan ada yang bisa ngebantuin saya menjalankan program itu. “Kamu pikirin dan rencanain aja semuanya. Nanti saya yang mikirin gimana bayarnya” Ucap kk sambil cengar-cengir. “Beneraaan ya kk? Yakin??? Baiklah. Deal! Tapi teteup ya, anterin ke vendor-vendor”. Saya pun langsung mikirin cara mengoptimalkan mama, adik-adik, tante-tante, dan sodara-sodara yang ada untuk bantuin meskipun domisilinya jauh. Arrgghhh… pusing!!

‘Bride-to-be’ turns out be Bride-Gile

C

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: