Dimulai dengan Warna

11 Aug

Buat saya, pelajaran penting selama persiapan ini adalah: sebelum memilih baju/kebaya, dekorasi, undangan, dll, kita terlebih dahulu harus menetapkan pallete tone atawa nuansa warna. Gara-gara melewatkan step ini, saya terpaksa kehilangan waktu untuk nyiapin hal lainnya. Coba kalo dari awal, udah fix kan lebih enak nentuin segala sesuatunya. Lebih hemat waktu karena udah nggak bingung milih disaat lagi bikin baju, undangan, souvenir atau milih dekorasi. Nah… setelah mendalami website emak martha: www.marthastewartweddings.com terus liat-liat blog keren ini -> www.greenweddingshoes.com, plus nanya-nanya om Google, ketemulah 3 nuansa warna, yang rencananya bakal dipake di acara saya dan si kk nanti *HelaNapasLega* :

1. Lamaran :

 

 

Kombinasi warna di atas adalah Cameo-Black. Kirain cameo itu bukan warna, tapi lebih ke sumber inspirasi aja. Karena secara harfiah, Cameo berarti batu berharga yang diasah sehingga timbul dan latar belakangnya biasanya berwarna lain. Kurang lebih penampakannya tuh kayak bandul dengan permukaan timbul yang membentuk wajah seseorang dari samping, seperti yang bisa dilhat di gambar di atas. Lebih jelasnya bisa dilihat disini. Tapi browsing di sebelah sebelah sana, ternyata emang color palette ‘cameo’ itu ada dan cukup beragam. Anyway, dengan sedikit modifikasi dari palet tsb, diputuskan nuansa warna acara lamaran nanti adalah white-black-pink. Beberapa implementasinya adalah kebaya saya berwarna pink, kemeja si kk berwarna hitam, dekorasi putih-pink dan seserahan pink-hitam.

2. Akad Nikah :

 

 

Lebih dari setahun yang lalu, saya pernah melihat photobook yang berisi rekaman beach wedding (kayaknya sih di Bali) di salah satu vendor kantor. Nuansa warnanya unik dan eye-catching banget: Merah-Turquoise. Dekorasinya pake pita-pita berwarna turquiose dengan taburan mawar merah yang melimpah. Kontrasnya perpaduan warna ini, bikin si pengantin perempuan keliatan outstanding di hari itu. Oh iya, dia juga bawa bouquet bunga warna turqouise, sementara sang calon suami pake boutonniere (itu lho, bunga kecil yang diselipin di bagian dada, biasanya tempatnya dibikin khusus kayak kantong depan jas) berupa mawar merah. So sweet.. Jadi, sejak saat itu, saya berangan-angan menggunakan palet warna serupa untuk acara pernikahan saya. Nah, perpaduan warna merah-turquoise kira-kira seperti warna di atas. ;D

3. Resepsi :

 

 

Kalo palet warna yang terakhir ini, namanya Opalescent. Bisa ketebak kan, asal katanya dari ‘Opal’. Jadi kurang lebih, nuansa batu opal gitu deh. (Kalee… *Sotoy abes). Sebenernya nuansa warna ini masih belum fix. Soalnya takut jatuhnya kayak warna pastel yang redup untuk acara resepsi malam nanti.

Sedangkan untuk malam pacar sih, cincai lahh… ga pake pengaturan color palette karena agak ribet dengan dekorasi adat yang sudah di beli mama😀

Kalau pengen liat color palette lainnya, bisa check di sini. Atau kalau punya bakat,  jago berkreasi dan mau lebih personalised, bisa bikin sendiri di sebelah sana.

Happilly Planning,

C

One Response to “Dimulai dengan Warna”

Trackbacks/Pingbacks

  1. Persiapan Lamaran (H-10) « Now, let the journey begins… - September 8, 2010

    […]  Palette Tone: White-Pink-Black (Check) […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: