Say Cheese…!

18 Aug

Persiapan kebutuhan perkawinan itu ngerepotin. Itu pasti. Buat lokasinya jauh dari domisili capeng saat ini, maka keribetannya pun menjadi berkali-kali lipat. Gimana cara behubungan dan koordinasi dengan vendor coba? Eits! sebentar… sebelumnya, pilih dulu vendornya yang mana. Yang domisili di sana atau di sini?

Kendari, kota kelahiran yang saya cintai itu, sudah ditetapkan menjadi tempat pelaksanaan acara lamaran, akad nikah dan resepsi pertama. Sayangnya, kecuali catering, belum begitu banyak vendor perkawinan di sana. Setidaknya, yang bisa memenuhi impian saya. Yah, bisa dibayanginlah kira-kira kota kecil, di pelosok timur Indonesia seperti apa perkembangannya (bukan meremehkan, tapi begitulah fakta yang ada😦 ). Sebenernya, saya sudah menghapus impian masa kecil saya mengenai Wedding garden party yang kecil, yang hanya dihadiri oleh keluarga dan teman dekat dan resepsinya hanya berupa breakfast atau brunch sama-sama. Tapi ada satu hal yang sulit buat saya hapus; saya ingin ada kenang-kenangan pesta perkawinan yang ‘bercerita dalam’ melalui gambar diam atau bergerak. Ya! nggak apa-apa deh yang lainnya yang sesuai dengan harapan. Asalkan nantinya, punya album foto dan rekaman video yang menyentuh.

Di jakarta sih, ada banyaaakkk banget vendor fotografi dan videografi yang bagusss buangettt. Range harganya juga variatif. Setelah browsing sana sini, baca forum diskusi di mana-mana, plus datang ke beberapa wedding expo, inilah kandidat vendor idaman hati:

  1. Timur Angin
  2. The Uppermost
  3. Moreno & Co
  4. Mario the Nine
  5. Mottomo
  6. Lighthouse
  7. Lifestyle
  8. Lightbrush
  9. ARA
  10. Adiza
  11. Antheia
  12. Jacky Suharto
  13. Redavell
  14. Hypnosis
  15. Rio Motret


Axioo sih, dari awal udah nggak dimasukin ke list. Soalnya, harganya itu lho… jauhhh di atas budget jeng! (Bahkan liat websitenya aja nggak berani, takut kabita* hehehe)

Beberapa vendor di atas, udah ngasih penawaran via email dan beberapa (baca: segelintir😉 ) dari mereka itu, harganya relatif terjangkau (Bahkan ada yang bikin shocked saking ‘mur-mer’nya). Akan tetapi sodara-sodara… harap diingat: Acaranya di Kendari lho bow! kumaha ieu teh? Bayarin transportasi pulang-pergi plus akomodasi untuk 1 orang aja udah bisa bikin saya nggak makan berbulan-bulan. Gimana mau datangin Tim liputan fotografi & video wedding yang rata-rata jumlahnya 3 orang/tim?

Kemarin sih, udah ketemu salah satu vendor yang hasil kerjanya keren,  tapi budgetnya masih masuk dan orangnya baik banget. Cuma sampai sekarang belum dihubungin lagi. Katanya, nanti mereka yang bakal ngubungin. Nanti saya bahasnya setelah ada komunkasi lebih lanjut lagi ya…

Sekarang, sambil saya pusing-pusing, mari kita lihat-lihat, foto-foto pre-wed yang sangat menginspirasi saya:

Taken from: http://www.adizaphotography.com, http://www.greenweddingshoes.com, http://www.theuppermost.com

Cheers,

C

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: