Inilah dia Photografer kita… (Part 1)

28 Oct

Bagi beberapa orang, acara perayaan pernikahan harus total dalam hal jamuan makanan untuk tamu. Sehingga catering menjadi fokus utama persiapan acara tersebut. Dalam tipe ini salah satunya adalah Ibu saya. Ada juga yang beranggapan bahwa dekorasi adalah hal utama, karena kesan dan ‘ambience’ yang tercipta selama acara itulah yang akan paling dikenang para tamu. Macam-macam sih ya… Kalau saya pribadi sih, tidak lain tidak bukan, fokus saya adalah pada Fotografi.

That’s why, butuh waktu berbulan-bulan bagi saya untuk memutuskan vendor mana yang akan dipilih. Waktu dan juga tissue yang banyak saking frustasi. Tidak terhitung rasanya berapa jam yang saya habiskan untuk browsing cari informasi vendor, lihat portofolio mereka dan baca banyaaakkk sekali review di forum ini dan itu (like.. hundred times!). Belum lagi bolak balik buka majalah (baik milik sendiri, minjam punya orang atau nebeng ngintip di loper koran😉 ) untuk menghayati setiap style mereka.

And you know what… i don’t think it’s worth to do. Because at the end of the day, i couldn’t decide it still. And instead of being satisfied after getting more information, i just couldn’t help myself to search for more. It’s so consuming and makes me frustrated. Mostly because the vendors that i really want to hire are overpricey for my limited budget *sigh*

Ada satu vendor, yang saya naksir berat. Sampe-sampe hampir tiap hari saya buka websitenya. I really love it but i cannot afford it. Si Kk dan Nita juga teman-teman saya berulang-ulang nasehatin supaya saya nggak buka-buka lagi websitenya. Soalnya udah tahu nggak mungkin bisa hire, nantinya takut makin kabita eh… jadi sakit hati deh. Akhirnya udah jarang-jarang sih, tapi sesekali masih suka blogwalking ke sono juga.

Anyway, karena pilihan pertama nggak bisa diraih, beralihlah kita ke pilihan lainnya. Ada satu kandidat kuat ketika itu yang juga udah pernah ketemu ama saya, kk dan Nita untuk nunjukkin portofolio sekalian nanya-nanya informasi teknis. Tapi, ada satu dua kecil hal yang agak mengurangi nilai mereka yang tadinya sempurna. It’s not a big deal sih sebenernya dan nggak dimasukin ke dalam hati. Cuma setelah saya ngirim email panjang lebar nanya detail untuk pemakaian jasa fotografi mereka, nggak ada balasan sampai sekarang. Itu sekitar 2 bulan lalu. Padahal saya ngirimnya ke dua orang dan sebelumnya mereka selalu bales. Mungkin ilfil kali ya liat email saya yang panjang banget. Hehehe… Gimana ya.. soalnya mau diboyong ke Sulawesi sih, jadi saya harus nyiapin banyak hal. Ya, mungkin belum jodoh. I like their work though…

Sambil nungguin kabar dari vendor pilihan kedua tadi, saya nggak sengaja nemu iklan Tikma Photography yang sebelumnya udah pernah liat dan sempet saya masukin ke dalam list vendor fotografi yang diinginkan, tapi karena udah ada terlalu banyak nama vendor fotografi di kepala saya, jadiya lupa untuk dimasukin ke list ini. Kalau vendor fotografer lain beriklan di majalah wedding, pasti dong yang ditampilin adalah hasil foto-foto client yang pernah ditangani. Tapi tidak dengan Tikma. Here is their Print ad:

Take a look at the catchy line:

isn’t it great?

Setelah browsing, nemu akun facebook Tikma dan websitenya. Di dalamnya ada beberapa contoh hasil foto Andie Makkawaru dan Raymond Hutabarat, pendiri Tikma:

 

 

Sayangnya saya belum pernah nemu review tentang jasa mereka, baik di blog-blog pernikahan maupun forum-forum diskusi. Namun begitu, saya nyoba minta price list ke mereka. Tidak dinyana, paket yang ditawarkan harganya cukup terjangkau. Karena tertarik, saya pun bikin janji dengan marketingnya untuk berkunjung ke kantor mereka di Jl. Suryo, Kebayoran Baru (tepat di depan lapangan Blok S). Setelah lihat portofolio mereka saya dan si kk (yang nyusul ke kantor Tikma) jadi makin tertarik. Setelah berembuk, kami pun sepakat untuk menggunakan jasa Tikma Photography untuk Pre-Wed, Liputan Foto dan Video Wedding…

 

Cerita tentang fotografer ini dilanjutin besok ya, saya nggak kuat nerusinnya. Capek. Hoaamm.. (Iihh.. gimana? Niat ga sih nulis blognyaa?)

XOXO,

C

2 Responses to “Inilah dia Photografer kita… (Part 1)”

  1. tari December 15, 2010 at 10:12 am #

    Citra and Alwi

    We are really happy that you decided to use our service for your honorable days (pre wedding and wedding in Kendari)
    You are also great and very cooperative during the photo session in Bandung..
    and we wish you luck for all preparation for wedding days

    please upload your pre wedding photos here soon ok?

  2. motauajedehih August 30, 2011 at 3:14 pm #

    ajiB tuh ampe di’impor’ euy😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: