Inilah Photografer kita (Part 2)

31 Oct

Lanjutan dari cerita ini

Setelah bertemu dengan Tim Tikma, akhirnya saya dan kk mutusin untuk deal make jasa mereka. Alhamdulillah… Tapi baru tahu ternyata, kenapa harga penawarannya lumayan terjangkau, karena penawaran yang dikirimin via email kemarin adalah paket U-Wish, yang mana merupakan second line dari Tikma. Kurang lebih istilahnya: paket ekonomisnya lah gitu. Hmm.. sebenernya sempet ragu juga, karena takut hasilnya nggak sebagus portofolio yang udah kita liat. Tapi karena berdasarkan informasi dari Mbak Tari, marketing Tikma Photography, hasilnya bisa sama bagusnya, saya jadi teryakinkan untuk make jasa Tikma aja. Apalagi, si kk sama sukanya dengan hasil jepretan mereka.

Yasud… Jadilah waktu acara Garuda Sale GATF kemaren, Kk (setelah berjuang 5 jam ngantri) mesenin tiket untuk Tim Tikma ke Kendari di acara kawinan kita nanti. Setelah itu, Mbak Tari ngirimin saya quotation paket pilihan fotografi Pre wedding dan Wedding Package kita. Detailnya kurang lebih:

Deluxe plus Prewedding

1 Day Service

Outdoor Photography(Bandung)

– 1 Photographer + 1 Asisten

– CD with 20 photo edited

– 1 Exclusive album 20x30cm,20 pages+Exclusive packaging

-CD selected photo(non edited)

Dream Wedding

2 Day service (Charge about 45% from the total fee of Dream Wedding)

2 Photographer

– 2 videographer

– Mini studio

– 1 Wedding album 20x30cm 30 pages+Exclusive packaging

– 1 Wedding album 30x40cm,20 pages + Exclusive packaging

– CD 100 Edited photos

– 3 canvas 30x40cm+ frame victorian

– 1 DVD Authoring

– CD berisi selected photo(no retouch)

– Video master

Total biaya seluruh paket ini seharga paket liputan dan candid Fotografi (saja) dari vendor impian pilihan pertama, yang saya ceritakan sebelumya. Tadinya, sebelum mengambil paket full dari Tikma ini, saya berniat untuk ngambil paket foto pre-wed, foto wed dan video wed dari vendor-vendor yang berbeda. Karena, saya punya favorit vendor untuk masing-masing kategori tersebut. Hanya saja, setelah dihitung-hitung jatuhnya lebih mahal. Kita pun susah dapat potongan diskon dari vendor-vendor tersebut. Apalagi si kk nggak mau ribet. Akhirnya, bungkusss… dipilihlah Tikma untuk semua keperluan foto dan video kawinan kita.

Sebenernya agak deg-degan juga sih, karena pernah baca di salah satu blog, katanya ngambil paket full dokumentasi dari satu vendor rentan dari hal-hal yang tidak inginkan. Takutnya, kalau hasil pre-wed di luar ekspektasi atau ada hal-hal tidak menyenangkan yang terjadi di waktu pre-wed, kita ngga bisa ganti vendor lagi dan terpaksa make jasanya untuk acara wedding dengan tidak enak hati sambil berharap hal serupa tidak terjadi lagi. Duh, amit-amit.. mudah-mudahan nggak terjadi ya.. mari berharap.

Satu hal yang sebenarnya agak mengecewakan saya adalah karena acara nanti harus 2 hari, biaya dokumentasi jadi berlipat ganda. Karena ada charge penambahan 1 hari. Belum lagi akomodasi untuk 4 orang crew plus meals plus transportation. Hal ini sebenarnya bisa dihindari… err.. di keluarga lain. Nantilah kapan-kapan kita cerita-cerita soal asal muasal mengapa ada acara kawinan kita ada 2 hari. Well, itu untuk di Kendari ya. Untuk acara di Polewali ada juga, tambahan 1 hari lagi bok.

Duh gusti… tolonglah hamba-Mu ini….

Broke to the Max,

C

One Response to “Inilah Photografer kita (Part 2)”

  1. motauajedehih March 29, 2011 at 1:10 pm #

    ajib yaaa…

    hhmmm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: