Let’s go to Vegas, shall we?

27 Nov

Kata siapa nikah itu gampang?

Siapa tuh yang kemarin bilang. “Udah, nggak usah pusing nyiapin pernikahan. Langsung ke KUA aja yuk kita?” (- -)!

Heh! Lo pikir ini di USA, yang ada Las Vegas-nya buat pasangan impulsif; hari ini mutusin nikah, hari ini juga bisa langsung sah dan diakui negara sebagai pasutrong??

Unfortunately baby, we’re living in Indonesia.

Di sini, birokrasi adalah segalanya. Dan segalanya pake birokrasi. *lebay*

Deal with it.

So… seminimal-minimal dan sesederhana mungkinnya suatu pernikahan, nggak bisa tuh kita seenak jidatnya datang ke KUA untuk minta dinikahkan, tanpa surat-surat pengantar. Nggak ada kejadiaan, hari ini ngajak nikah, hari ini juga resmi jadi suami istri.

Bisa sih. Tapi nggak diakui negara alias nikah siri jeung…

Yang mana, bahwasanya, hal ini bisa memicu omongan kurang sedap para ibu-ibu perkumpulan arisan di lingkungan sekitar. Paling enggak di kampung halaman saya di ujung timur sana. Yuks maree bu..

Ngebayangin ngurusin surat-surat nikah udah bikin kolik saya kumat. Apalagi karena nanti rencananya saya dan kk menikah di kampung halaman saya di Kendari. Sementara saya dan kk domisilinya di Jakarta. Bingung mau mulai ngurusin surat-suratnya dari mana. Bener-bener buta deh.

Hmm.. daripada pusing-pusing, mending ikutin aja panduan step-by-step yang ditulis Anggi secara sistematis (dikutip dari Icha Mariza), tentang ngurusin surat-surat nikah jika menikahnya di kediaman mempelai wanita berikut ini — Ps: CPW=Calon pengantin wanita, CPP=Calon pengantin pria–:

 

1. Langkah Pertama

CPW ke RT dan RW setempat dengan membawa:

–      (2 lembar) fotokopi KTP CPW

Hasilnya: Surat pengantar RT dan RW (CPW).


2. Langkah Kedua

CPW ke KELURAHAN dengan membawa:

–          Fotokopi KTP CPW (2 lembar),

–          Surat pengantar RT dan RW (hasil dari langkah pertama),

–          Fotokopi KK CPW (2 lembar),

–          fotokopi KTP Calon Pengantin Pria (CPP),

–          Fotokopi KK CPP.

Hasilnya : Surat N1 dan N4 untuk dibawa ke KUA (CPW).


3. Langkah Ketiga

CPP ke RT dan RW setempat membawa:

–          Fotokopi KTP CPP (2 lembar),

–          Fotokopi KTP CPW (PENTING, agar ditulis keterangan menumpang menikah di KUA dekat tempat tinggal CPW).

Hasilnya: Surat pengantar RT dan RW (CPP).


4. Langkah Keempat

CPP ke KELURAHAN membawa:

–          Fotokopi KTP CPP (2 lembar),

–          Fotokopi KK CPP (2 lembar),

–          Fotokopi CPW (1 lembar),

–          Fotokopi KK CPW (1 lembar)

Hasilnya: Surat N1 dan N4 (SURAT PENGANTAR KUA NUMPANG NIKAH) untuk dibawa ke KUA.


5. Langkah Kelima

CPP Ke KUA setempat. Membawa:

–          Surat Pengantar dari Kelurahan CPP,

–          Kartu Keluarga CPP,

–          KTP CPP,

–          Kartu keluarga CPW

–          KTP CPW.

Biaya sekitar 100k IDR.

Hasilnya: SURAT NUMPANG NIKAH


6. Langkah Keenam

CPW Ke KUA setempat membawa:

–          Surat Pengantar dari Kelurahan CPW,

–          Surat Numpang Nikah CPP,

–          KK CPW dan pas foto 2×3 (3 lembar masing-masing).

Biaya sekitar 100k IDR bukan termasuk biaya penghulu.

Hasilnya: Surat keterangan akan menikah di KUA CPW.


7. Langkah ketujuh

Janjian dengan penghulu deh…

 

Kebayang deh rempongnya perkimpoian ini *rolling eyes*

 

Wish us luck,

C

2 Responses to “Let’s go to Vegas, shall we?”

  1. citra November 29, 2010 at 8:00 am #

    Ribetssss….
    haha….

    Tapi masih mending mba, memang semua orang begitu kan yaa?
    Malahan ada orang2 tertentu yang menikah dengan segolongan orang2 tertentu harus ditambah SKCK + wawancara….
    Udah kayak mau ngelamar kerja aja yaa….🙂

  2. Elizabeth December 5, 2010 at 6:34 am #

    Kalau saya kemarin mbak, daripada ribet pusing stres, padahal semua keperluan wedding ngurus sendiri, urusan beginian saya bayar orang untuk ngurus.. Kebetulan di kompleks saya ada bapak2 yang selalu disuruh mengurus ktp dan sejenisnya sama orang satu kompleks. Jadi dia yang bolak-balik mengurus n1 n4, semuanyalah.. Cepat beres kok, mungkin karena dia bekas hansip kelurahan kali ya..

    Jadi kalau ada yang bisa bantu mengurus hal semacam ini (kayak calo ktp) minta tolong mereka sajalah.. Berkurang satu hal yang bisa memusingkan capeng..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: