Salah Satu yang Membuat Tifus Saya Kambuh…

21 Jan

adalah ini:

Alhamdulillah, jadi juga undangan resepsi kendari setelah sekitar 5 kali bolak-balik ke By Ants di Pasar Tebet. Wew! Di antara kunjungan-kunjungan itu, saya sempat dirawat di RS selama seminggu. Setelah keluar, balik lagi ke desain dan revisi. Kemudian masuk lagi selama 2 minggu (plus 2 minggu dirawat di kosan karena saya memutuskan keluar RS tanpa persetujuan dokter A.K.A Atas Permintaan Sendiri).

Mendekati waktu cetak, revisi semakin gencar padahal saya sudah approval. Mari salahkan Kk yang super duper concern terhadap bagian yang melibatkan foto (baca: Narsis) dan mama yang berubah-ubah pikiran *anak durhaka langsung dikutuk jadi batu*

Saya sih udah pasrah, berlindung di balik status sebagai ‘Pasien yang tidak boleh dibuat stress’ tapi yang pasti orang by ants pasti udah senep banget ama kita. Maapin yee..

Parahnya lagi, tepat dua hari sebelum dicetak, papa mutusin untuk menambah jumlah undangan sebanyak 400 lembar lagi. So, we have 1000 invitations to be distributed (Thinking about economic situation nowadays, how could we afford to feed 2000 people in one night?). Itu belum termasuk 200 undangan yang dicetak di Kendari untuk resepsi setelah akad nikah (Have i told you that we have 2 receptions in Kendari and 1 more in Polewali? No? Then you’ve already know now..). Untungnya, sama Mbak Ika (marketing By Antz), kita masih bisa nambah cetakan meskipun untuk itu mereka harus beli bahan lagi. Udah gitu, dapat pengurangan harga sebesar Rp. 500,- Lumayan lah bok. Udah murah ini..

Ukuran dan berat undangan ini akan membawa kita ke masalah berikutnya...

Sisipan belum dibuka

Sisipan udah dibuka

Semua foto di atas ambil dalam keadaan masih setengah sadar, mohon pemaklumannya atas gambar yang nggak fokus dan miring-miring. Kalo soal buram, silahkan menyalahkannya pada blackberry. Sekian dan terima kasih…

 

Over all, saya cukup puas dengan bentuk undangan, warna yang sesuai dan harga yang sangat bersahabat (Hardcover besar+3 sisipan). Hanya saja, saya kecewa karena gambar pohon di bagian sisipannya kebalik semua!😥 Terus.. banyak noda beraneka warna yang tersebar di 50% undangan (tahu darimana? Apakah mengecek satu-satu? Tentu tidak! sampling aja 1oo lembar ya jeung..!), mulai dari warna coklat, kuning (Iyukh! Apaan tuh?) sampe hitam. Udah gitu, ada bekas-bekas ketindihan barang-barang dan beberapa bagian yang sobek. Maree!

Bisa sih dicetak ulang, cuma butuh waktu tambahan 2 hari lagi. Sementara kita ngejer waktu, udah tinggal sebulan lagi. Undangan sudah harus ada di Kendari at least 2 minggu sebelum hari H, karena harus ditempelin Label Tom & Jerry lalu disebarluaskan kepada khalayak ramai dan kita awalnya berniat untuk ngirim via pos yang lama pengirimannya 2 minggu (tapi murcee lah ya..). Jadi setelah upaya sia-sia pembersihan noda undangan yang ke-20 akhirnya saya pasrah. Nggak minta dibenerin lagi. Mau langsung dikirim besoknya aja, biar beban berkurang. Si Kk juga meminta saya untuk nggak memperpanjang masalah itu karena menurutnya kita udah banyak ngerepotin orang di By Ants dengan permintaan neko-neko (Nyadar juga ya?eh bentarr.. Kita? Itu si kk kalee.. saya mah enggak!😀 ).

Permasalahan noda-noda itu saya serahkan kepada mama. Udah nggak punya kekuatan bok masih positif tifus waktu itu…

 

Peace,

C

 

4 Responses to “Salah Satu yang Membuat Tifus Saya Kambuh…”

  1. Fitra January 24, 2011 at 8:08 am #

    senasiiiib… masih mending k cici,, dr semua vendor kmrn yg plg menyebalkan adalah vendor kartu undangan,,, suka salah2 dan lama ampe terakhir masih ada salaah.. klo bukan krn harga murah udah dituntut habis2an ahahhaha *lebay*
    btw k cici wkt itu sy kirimnya cuma dlm waktu 1-2 hari,, jadi dari tebet sy lgsg ke bandara soetta datangi kargo Batav*a air (satu2nya pesawat yg terbang langsung tanpa transit ke Palu). Waktu mau ke t4 kargo itu perjuangan deh soalnya di bandara byk calonya,,, akhirnya sampai di kargo pesawat itu ditimbang dan dibayar (kyknya 1jt deh itu ongkosnya dgn jumlah undangan 1000 dikurangi sekian ratus bbrp utk undangan di jkt anggaplah 800) tapi yg penting brgkt dgn pesawat pagi esok harinya nanti di Palu diambil lgsg di bandara ma orang rumah..

    Pertimbangan sy gak pke jasa2 pengiriman krn takut mahal,,,jadi diniatin ampe bw lgsg ke bandara ahaha pdhl belum bandingin jg sih ma jasa2 spt JNE dan teman2nya..

    undangan terkirim itu benar2 sangat melegakan krn gak ada tekanan lg ma orang rumah yg nanya2in terus ahahhaa

  2. citralwi January 24, 2011 at 9:28 am #

    Samaaa ai!!!! ya ampun, hasilnya salah…hiks! Karena murah, jadi agak dimaklumi mesipun kuciwaa..

    terus.. undangan cetak 1000, 920 dikirim ke kendari, total 207 kg! kirim pake kargo merpati calonya galak dan pemeras, Jadi harus bayar 2,3 juta. Pdhl harga aslinya 1,9 juta.

    Kalo Tiki JNE ke kendari katanya Rp. 30.000/kg. mungkin mirip-mirip dengan ke Palu. Astaga… mahalnyooo..
    Betul, undangan itu yang paling ditanyain sm orang rumah krn hrs didistribusikan..😦

  3. ningnung January 25, 2011 at 11:53 am #

    hai citra!
    aku juga bikin di by ant’s, warna2 kita ampir mirip deh, itu biru bukan? apa ijo? hehe
    aku baru ngecek 400 undangan dr total 1000, emang ada beberapa yg noda2 gitu sih. ada yg banyak, ada yang seciprit, ada yg bisa diilangin, ada yang udah nempel permanen. ya sudd, total dari 400 yg ga bisa dipake 16/17 undangan gitu. mayan ya?

    • citralwi January 31, 2011 at 11:14 am #

      Oh ya? Wow!! samaaan kita!!😉
      Iya itu biru. Pengennya sih biru turquoise. Jadinya agak aqua gitu. Hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: