Post Wedding Drama

4 Mar

2 minggu telah berlalu. Apa kabar blog ini?

Hmm.. what can i say?

In a brief, saat ini saya sedang dilanda keterguncangan mental yang hebat pasca insiden make-up akad yang menghebohkan itu.

Suatu malam, tepatnya dini hari, saya terbangun dan hal pertama yang terlintas di benak adalah ‘my wedding make up sucks’.

Lalu, saya pun menangis.

Kemudian, si kk terbangun. Setengah sadar dia mendapati saya sedang termehek-mehek. Lantas, dengan keterkejutan luar biasa, dia mengguncang-guncang bahu saya dan berkata: “Ada apa sayang???”

Dengan suara tersendat dan hidung meler saya menjawab: “…. hmmm mek..mek ap aku.. mek ap ku kk… jelek banget.”

“APAAAA?? ASTAGAA!!” setelah berujar itu, dia pun kembali tertidur pulas.

Separah itu.

Bahkan ada saatnya ketika lagi kerja di kantor, tiba-tiba saya nyaris menitikkan airmata karena teringat make up itu. Entah dipicu oleh sekedar hasil browsing manten-manten yang manglingi di hari pernikahannya, ataupun komentar-komentar kerabat dan teman baik yang sedikit menggilas rasa percaya diri ataupun yang terang-terangan memicu hasrat ingin menjerat leher:

“Emang kurang ya?”

“Kamu kelihatan tua”

“Matanya kayak ngantuk”

“Nggak sih, nggak jelek. Cuma, kayak bukan kamu aja.”

“Nggak TERLALU kok.” (Like it will sound better.. cuih!)

“Sabar ya.. padahal hari paling penting dalam hidup tuh.”

“Iya, makanya saya juga ngerasa heran.. kok kamu make-up nya warna kuning semua sih?”

“Kasian. Tau nggak sih, Si A itu JUGA wajahnya agak keras, salah make up sedikit bisa kacau.”

Gara-gara make-up itu pula, saya jadi malas menulisi blog ini. Gimana enggak.. inti dari pernikahan.. oh okay well… nggak inti juga sih.

Tapi kan pada hari yang penting banget dalam hidup saya, – hari di mana saya didandanin habis-habisan, yang mana hasilnya harusnya jauh lebih bagus dari hari biasa – saya tampak seperti ini:

Yang paling bikin sakit hati adalah komentar:

“Come on.. itu kan udah berlalu.”

BERLALU bagi ANDA ya. Nggak bagi saya. I’m gonna see that ugly face for the rest of my life. Dan fotonya akan tersebar ke penjuru rumah ortu dan mertua.. akan selalu eksis selama puluhan tahun. Except, i can burn and vanish all that ‘Herman ngantuk berkonde’ faces in the pictures.

Oh ya sudahlah… Sekarang mending kita bahas masalah lain.

Like i care (oh yes, i do care),

C

8 Responses to “Post Wedding Drama”

  1. aay March 16, 2011 at 3:15 pm #

    No, no, you’re wrooooooooong!!! Kamu kelihatan cantik, Citra. Pasti kamu kelihatan lain dari biasanya, itulah mengapa orang2 mengomentari seperti itu. Lagipula, buat suamimu (waktu akad itu calon suami), pasti kamu tetap amat mempesona hari itu. Dan bukankah pendapatnya adalah yang terpenting daripada pendapat semua orang?
    Buatku, di foto itu, kamu terlihat cantik. Busana daerah dan hiasan kepalamu juga eksotik, aku jarang melihat busana pengantin daerahmu.🙂
    Mulai sekarang, tataplah wajahmu sendiri saat akad dengan bangga dan bahagia. Perasaanmu dan perasaan suamimu adalah yang paling penting. Bukan make up yang artificial sifatnya.

  2. citralwi March 17, 2011 at 8:18 am #

    Aay, terharuuu baca comment-nya. Thank you for being so nice. You’re the very first person who can say it in very decent words.

  3. bulqiss May 12, 2011 at 12:24 pm #

    baru liat blog mu cinta..hehehehhehe lucuuu, suka bangettt

    • citralwi June 6, 2011 at 1:23 pm #

      hai bulqis.. long time no see ya sayang..!!! katanya skrg lanjut spesialisasi di UI salemba ya? bisa ketemuan dong kitaa.. :))

  4. ndutyke July 27, 2011 at 9:56 am #

    Penampilanku di hari pernikahan juga kuanggap tidak memuaskan. bukan salah makeupnya sih, tapi yah… hal lain lah. jadi dengan santai foto pernikahan tidak kupajang baik dirumah maupun dirumah mertua.

    its been 3,5 years and I still hate it everytime I remember the way I look that day. tapi sutralah…😥😥

    youre not alone. sorry nih jadinya malah curcol. komenku gak ngebantu sama sekali yak? hiks hiks…

    • citralwi August 5, 2011 at 9:52 am #

      Hai.. hai…
      Iya betul, harus lebih santai deal dengan urusan per wedding an.
      Sekarang udah nggak terlalu kepikiran lagi. In fact, jadi ngerasa hampa aja gitu, hehe…

      Makasih yaa..🙂

  5. cec August 4, 2011 at 6:24 pm #

    haloo,salam kenal
    IMO,theres nothin wrong with your make up,,it suits perfectly well with your dress,and yes you look gorgeous! be happy, it’s the marriage that counts not (only) the wedding *just a thought*

    cheers,
    cec

    • citralwi August 5, 2011 at 9:50 am #

      Hai.. salam kenal juga🙂

      SO true! marriage is all that matters. Sayang, aku telat nyadarnya.
      Anyway, makasih yaa!😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: