What do the bridesmaid/groomsmen wear?

15 Jul

Umumnya para bridesmaid atau dalam budaya kita di Inonesia, saudara perempuan dan sahabat dari CPW (Calon Pengantin Wanita) didandanin dan diberi baju seragam atau kain bermotif, warna dan bahan SAMA untuk dijahit dan digunakan pada Hari-H.

Tapi, sepertinya sih… sekarang ini Bridesmaid nggak perlu tampil serupa lagi dengan baju sama seperti AB Three jaman sebelum ‘B Three’… :p

Kalo dress-nya lucu, sesuai karakter mereka atau paling nggak, berpotongan klasik/netral, jadi bisa dipake pada berbagai kesempatan sih nggak apa-apa ya. Jangan sampe kayak si Kathrine Heigl di Film 27 Dresses yang sampe punya koleksi baju Bridesmaid selemari dan nggak pernah dipake lagi karena bentuk dan warnanya yang aneh ;D

Paling seru sih, Julia Manchik yang meminta para Bridesmaid untuk memilih Dress warna abu kesukaan mereka untuk dipakai pada Wedding Day-nya. Julia juga membuat sendiri satu persatu hiasan kepala yang mereka gunakan (termasuk birdcage veil warna putih yang dia pake juga, no wonder sih, secara Julia ini kan Graphic Designer, selain bantuin Suaminya yang Wedding Photografer itu.. hehe, kayak kenal deket aja nih saya.. ;p )

Lucuuuu ya?

Mirip-mirip konsepnya dengan Bridesmaid di bawah ini:

Bridesmaid di atas supercool ya? Hanya sayang, Groomsmen-nya nggak ngimbangin, kayak waiter. Untung ada dasi warna Aqua dan sunglasses-nya. Jadi, agak nolong. Hehe…

Kalau susah nemu dress favorit para Bridesmaid yang warnanya sama, bisa juga dikasih semacam color tone sebagai patokan warna untuk dress-nya, seperti ini:

atau main di motif, kayak gini:

Atau bisa juga, warnanya mirip, dalam gradasi yang sama, tapi bahan dan modelnya beda-beda:

Bisa juga dikasih tema.. misalnya ‘Vintage’ kayak ini:

Atau sentuhan ‘France’ seperti ini:

Nggak kalah keren adalah dengan ngasih sentuhan unik yang sedikit whimsical, misalnya Belt untuk Bridesmaid yang matching dengan Bretel untuk Groomsmen.

Bunga untuk Bridesmaid bisa juga diberi detail tertentu sesuai tema Wedding, seperti Wind wheel ini:

Atau sepatu unik yang juga sesuai tema Wedding:

Groomsmen-nya juga bisa tampil sedikit quirky, buat ngimbanging😀

Talking about the Groomsmen… Meskipun lebih simpel dari Bridesmaid, nggak ada salahnya juga tampil menarik dan mempesona. Hitung-hitung bisa ikutan nyari jodoh di acara ini, ya nggak? :p  Kalo sedikit niat, para Groomsmen bahkan bisa memperkuat tema dan ambiance acara.

Jadi serasi kan dengan Bridesmaid-nya?

Karena tema Wedding di atas adalah ‘Rainbow’ dan para Bridesmaid udah make baju warna-warni, para Groomsmen nggak lantas perlu heboh pake baju warna-warni juga (emang mo karnaval??). Tapi tema pelangi itu bisa muncul di sunglasses dan dasi yang mereka pake.

Groomsmen juga nggak harus selalu identik dengan jas warna gelap dan tampilan necis a la Direktur perusahaan. Kalau berani make tema ‘Vintage’, mereka juga bisa tampil casual namun tetap sopan. dasi kupu-kupu, kemeja, bretel, dan vest juga bisa berpadu serasi dengan sneaker.

Nggak semua dari mereka pula yang menggunakan vest, bretel.  bahkan ada satu yang make jas. Menurut saya, ide ini oke juga lho.. Sama seperti kasus Bridesmaid di atas, segala pernak-pernik busana Groomsmen juga perlu disesuaikan dengan kepribadian masing-masing. Meski begitu, semuanya berpadu serasi aja lho… Ih! Suka!!

And… This is my favorite Groomsmen. Sekali lagi, datang dari Julia & Yuriy Manchik. Can’t stop adoring their wedding..😀

Look at their shocks, ties, pants, boutonnieres… Perfect!

Oh iyaa… All of pictures above were taken from GreenweddingShoes.Com yang sangat inspiratif.

 

Drooling,

C

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: