Archive | Persiapan Pernikahan RSS feed for this section

Seragam you mean like.. uniform?

15 Jan

Siapa sih yang pertama kali punya ide untuk bagi-bagi kain seragam untuk keluarga? Well, siapa pun itu, dia pasti akan sangaatt bahagia kalau tahu idenya dikembangkan dengan semangat inovasi membara oleh kerabat dan keluarga saya. Kain brokat kebaya untuk seragam pada acara resepsi saya, dibeli dan dibagikan untuk pihak-pihak sbb:

Continue reading

Advertisements

H-3 Months

7 Nov

Liat ticker factory sticker di sebelah kanan sono, ternyata tinggal 3 bulan dan 4 hari lagi sebelum saya dan kk jadi pasutri. Ihhh.. kayaknya nggak banget gitu yaa istilahnya–> pasutri. Hihi…

Bagaimana dengan persiapan acaranya? Hmm… let’s check it out!

Continue reading

Dream Decoration

7 Nov

Meskipun untuk masalah dekorasi, bisa dibilang saya nggak terlalu nuntut macem-macem tapi saya berharap si tante teman mama yang jadi dekoratornya bisa masang segala properti dengan rapi. Nggak bisa pake bunga asli pun saya pasrah. Kalau bisa sih, nuansa ‘warna’-nya keluar, sesuai dengan pallete color yang udah saya kasih ke beliau lewat mama. Misalnya dari kain dan tenda. Seperti ini:

Tapi kalaupun nggak bisa, juga nggak apa-apa deh. Asal rapi dan bersih aja, udah cukup.

Di luar dari itu, rencananya kalau sempet saya pengen nambahin beberapa item untuk dekorasi acara kawinan nanti. Rasa-rasanya sih, saya bisa ngadain sendiri ‘perlengkapan’ seperti:

Continue reading

Bitter and Sweet Moment

25 Oct

Kabar buruk. Karena adanya permintaan dari keluarga mengenai beberapa hal, budget acara kawinan saya dan kk membengkak.

Banyak. Banget.

Tempo hari, saya dan kk ngitungin seluruh total kerusakan (dan kemiskinan yang akan kami hadapi) pasca acara ini.

Jedenggg!! kita berdua kaget banget pas ngeliat nominalnya. 😮

Continue reading

Souvenir, special gift for the guests

20 Oct

Haree genee, belum nyiapin souvenir? Bok! Errr.. sebenernya belum nyiapin undangan juga.

What???

Ye maap, eike tak sanggup. Hiks. Bingung. Mikirin jenisnya… Lebih bingung lagi mikiran harganya. Huaaaa!!

Baiklaaahh.. harus kembali berjuang. Semangat! *tarik napas, susut air mata, seka ingus*

So guys… kalo misalnya ke kawinan, pengennya dapat souvenir yang seperti apa? Apakah….

Continue reading

(Planned to be) Our Wedding Song

17 Oct

Alhamdulillah banget punya adik kayak Nita, yang kenalannya di mana-mana, dari sabang sampai merauke. Khususnya dalam hal entertainment. Jadi, saya nggak perlu pusing mikirin MC, tarian dan band untuk acara resepsi nanti. Hmm… kecuali band. Soalnya, band-band yang suka tampil di acara kawinan di kendari, biasa bawain lagunya yang kurang sesuai dengan ambience yang saya dan kk inginkan untuk acara itu. Sementara temen-temen Nita yang biasa nge-band lagu-lagu top 40, yang domisilinya di kendari, rata-rata sedang sekolah di luar kendari. Untungnya masih tersisa satu orang yang jago main gitar.

Berangkat dari kondisi itu (ciee..) kepikiran konsep musik untuk resepsinya nanti akustikan minimalis aja, rather than electronic band. Dengan temen Nita yang bernama Wawan itu, sebagai gitarisnya. Toh sebenernya, saya juga kurang sreq untuk make band sebagai pengiring musik acara nanti. Pengennya sih full chamber, yah mini chamber-lah at least. Tinta mungkra la yaw.. nyari di mana di kendari? Mahal pulak pastinyaa :D. Lagian, setelah dipikir-pikir, accoustic music itu bisa bikin suasananya lebih intimate, chilled out.. decent juga kan? (Halah.. bilang aja karena murah 😉 )

Continue reading

1102.2011

7 Oct

Dear friends,

It’s official. Our wedding ceremony will be held on February the 11th 2011.

1102.2011.  At my home in Kendari, Southeast Sulawesi.

The reception will be either the same day (at night) or the next day. Haven’t decided yet.

Kk’s family will also celebrate our wedding through a modest reception in Polewali, West Sulawesi, approximately 3 to 5 days after Kendari’s reception.

We’re going to wear:

  • Gold Tolaki custom outfit in the akad (Made by local traditional tailor)
  • Red-DarkTurquoise national kebaya/beskap with Tolaki sarung in the Kendari Reception (Kebaya is being made by Myrna Myura while we are still looking for the best designer to make the beskap. Initial plan: going to Brutus Mode)
  • Mandar custom outfit in the Polewali Reception (Rent from traditional bridal, will be arranged by Ibu)

Pretty sure that i will loose my mind during the hectic week.

Wish me luck guys and please send me prayers.

Regards,

C

Dream Wedding Party (Yang nggak kesampean)

1 Sep

Dulu, duluu sekali. Saya bercita-cita pengen punya pesta pernikahan yang:

  1. Dihadiri oleh keluarga dan teman terdekat (Max. 50 orang)
  2. Outdoor
  3. Berkonsep ‘Garden Party’
  4. Palette color konsisten
  5. Pagi hari
  6. Breakfast (Nggak pake menu ‘berat2’)
  7. Outfit:  dress nggak nyampe semata kaki
  8. Make-up natural
  9. Nggak pake prosesi adat

Kurang lebih seperti yang di-capture oleh Sarah Bussey berikut ini:

Continue reading

Belanja Seserahan (Part 1)

22 Aug

Lagi ada diskon di City Walk dari PT. Mitra Adi Perkasa. Mulai dari tanggal 11 sampai 31 Agustus 2010. Sepatu dan tas bermerek Nine West dan Steve Madden. Nggak tanggung-tanggung, menurut banner di halaman depan mall, katanya up to 90%! Langsung deh, ngambil kesempatan emas ini untuk berbelanja seserahan. Alhamdulillah udah dapat THR akhir weekend lalu. Jadi bisa belanja (Ntar reimburse ke si kk, hihihi..).

Diskonnya ada di lantai 2, nggak pake plang atau nama counter apa-apa. Tapi dari luar, keliatan jelas kalau di situlah tempatnya. Bertumpuk-tumpuk kardus belogo Nine West dan Steve Madden memenuhi ruangan tanpa interior tersebut. Nyari-nyari tulisan diskon 90% nggak ada. Paling banter 70%. Tapi lumayan bangedds loh. Modelnya bagus-bagus dan masih up to date. Beberapa memang ada cacatnya. Tapi banyak juga yang mulus.

Continue reading

Say Cheese…!

18 Aug

Persiapan kebutuhan perkawinan itu ngerepotin. Itu pasti. Buat lokasinya jauh dari domisili capeng saat ini, maka keribetannya pun menjadi berkali-kali lipat. Gimana cara behubungan dan koordinasi dengan vendor coba? Eits! sebentar… sebelumnya, pilih dulu vendornya yang mana. Yang domisili di sana atau di sini?

Kendari, kota kelahiran yang saya cintai itu, sudah ditetapkan menjadi tempat pelaksanaan acara lamaran, akad nikah dan resepsi pertama. Sayangnya, kecuali catering, belum begitu banyak vendor perkawinan di sana. Setidaknya, yang bisa memenuhi impian saya. Yah, bisa dibayanginlah kira-kira kota kecil, di pelosok timur Indonesia seperti apa perkembangannya (bukan meremehkan, tapi begitulah fakta yang ada 😦 ). Sebenernya, saya sudah menghapus impian masa kecil saya mengenai Wedding garden party yang kecil, yang hanya dihadiri oleh keluarga dan teman dekat dan resepsinya hanya berupa breakfast atau brunch sama-sama. Tapi ada satu hal yang sulit buat saya hapus; saya ingin ada kenang-kenangan pesta perkawinan yang ‘bercerita dalam’ melalui gambar diam atau bergerak. Ya! nggak apa-apa deh yang lainnya yang sesuai dengan harapan. Asalkan nantinya, punya album foto dan rekaman video yang menyentuh.

Continue reading